Perempuan
Selamat Malam Dunia..
Alangkah indahnya hidup
jika kita, manusia, dapat saling bantu dan berbagi,
tak ada iri dan dengki yang merasuk di hati dan menggerogoti akal.
Tapi apa itu mungkin?
Sejarah dunia kerap diwarnai dengan ceceran darah panjang,
yang bersumber dari iri, dengki, dan kesombongan yang tiada bertepi.
Ingatlah bagaimana Qabil tega menghabisi nyawa adiknya sendiri, Habil,
karena iri terhadap habil yang “lebih beruntung” mempersunting Iqrima.
Iqrima..
Seorang perempuan yang konon cantik rupawan.
dan sejarah dunia pun bergulir memasuki babkan barunya.
Sejarah yang tak pernah lepas dari peran perempuan di dalamnya.
Entah itu sejarah yang harum mewangi atau yang penuh ceceran darah.
Troya yang megah hancur oleh angkara murka Yunani setelah paris melarikan Helena,
atas nama cinta..
Mark Anthony berperang melawan Augustus, konon, demi Cleopatra.
Namun ingatlah, dukungan Khadijah pada Muhammad dalam menyebarkan risalah Langit.
Atau Jean de Arc yang membangkitkan semangat Prancis dalam mengusir orang-orang Inggris.
Perempuan pun ikut menjadi paradoks, di tengah semesta yang paradoksal.
dan bicara tentang perempuan,
aku jadi rindu perempuanku…